Matahari tlah tergelincir kembali ke peraduan
Hari mulai gelap, begitu pula dengan hati ini
Ingin rasanya kubawakan bulan tuk terangi malammu
Tapi ternyata aku bukanlah astronout yang bisa menggapainya
Ingin kubawa tongkat estafet menuju garis finish
Tapi apa daya langkah ini terganjal kerikil-kerikil tajam
Entah apa yang terjadi pada diri ini
Akal berkata bahwa kaulah yang terbaik
Tapi tak demikian adanya dengan hati, karena kau bukanlah lentera jiwaku
Haruskah ku bertahan dengan semua ini?...
Bibir ini pun terasa berat, kehilangan daya tuk menyampaikan isi hati
Andai kubisa memutar roda waktu
Kan kuhapus semua jejakku dari jalan hidupmu
Maaf...
Kata itu memang tak cukup ampuh menyembuhkan luka yang kutorehkan dihatimu
Tapi maaf...
Hanya itulah yang dapat terucap
Maaf
18.07 |
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 komentar:
Posting Komentar