Kala fajar menyingsing
Kau menyapaku melalui mentari
Bersama embun pagi nan sejuk, Kau menerobos masuk paru-paru
Mengusir debu yang menyesakkan dada
Lembutnya sutera, tak selembut belaian Kasih-Mu
Rinai hujan takkan memadamkan api cinta-Mu
Sungguh...tak ada lagi kata yang mampu menggambarkan kesempurnaanMu
Yang kumau...
Kau selalu menghiasi setiap hembus nafasku
Menghapus semua duka, menyapu tiap derai air mata
Yang kumau...
Getar-getar cintaMu slalu kurasa, hidup dalam jiwa
Mengalun indah mengikuti irama detak jantung
Ketahuilah...
Sungguh yang kumau hanyalah Kau
Yang kumau hanyalah Kau
18.02 |
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 komentar:
Posting Komentar